Defender
Chelsea, Jose Bosingwa (kanan), sukses mencetak gol dan membuat timnya
menyamakan kedudukan 1-1 lawan Swansea City pada lanjutan Premier
League, Selasa atau Rabu (1/2/2012) dini hari WIB.
SWANSEA, KOMPAS.com - Sempat
tertinggal 0-1 sejak babak pertama, Chelsea akhirnya berhasil
memaksakan hasil imbang 1-1 melawan Swansea City dalam lanjutan Premier
League di Stadion Liberty, Selasa atau Rabu (1/2/2012) dini hari WIB.
Gol penyama kedudukan teripta pada masa injury time, setelah Neil Taylor membuat gol bunuh diri.
Chelsea
memang tampil kurang gereget pada pertandingan itu. Chelsea sudah
nyaris kebobolan pada menit-menit awal. Kiper Petr Cech yang keluar
dari sarangnya untuk memblok tembakan Danny Graham, nyaris membuat
blunder. Sebab, bola malah lepas dari penguasaan Cech sehingga berhasil
direbut oleh Nathan Dyer. Tak membuang waktu, Dyer melepaskan tembakan
ke gawang yang ditinggalkan Cech. Namun, Chelsea selamat dari
kebobolan setelah tembakan Dyer masih membentur salah satu pemain
Chelsea yang kebetulan berdiri tepat di bawah mistar.
Daniel
Sturridge membalas ancaman tersebut dengan melakukan penetrasi. Namun,
tembakannya terlalu lemah, sehingga bukan menjadi ancaman bagi kiper
Michel Vorm.
Tak ingin kehilangan momentum, "The Blues" terus
menekan tim tuan rumah. Peluang emas kembali dimiliki Chelsea pada
menit ke-31. Juan Mata melepaskan tendangan keras memanfaatkan umpan
silang Jose Bosingwa. Namun, sayang tembakan geladang asal Spanyol itu
gagal mengenai sasaran.
Chelsea terlihat lebih banyak
mengandalkan serangan dari sektor sayap. Tidak hadirnya Frank Lampard
membuat lini tengah Chelsea kurang kreatif.
Belum sempat
menata serangan dengan baik, Chelsea malah kebobolan oleh tembakan
Scott Sinclair pada menit ke-40. Gol berawal dari tendangan bebas Angel
Rangel di sektor kiri pertahanan Chelsea. Bola yang berusaha dibuang
pemain Chelsea malah jatuh ke kaki Sinclair. Dalam posisi bebas,
Sinclair dengan kaki kirinya melepaskan tembakan keras yang membuat
bola bersarang ke pojok kanan atas gawang Chelsea. Gol tersebut membuat
Chelsea tertinggal 0-1 pada babak pertama.
Selepas turun minum,
laga berjalan menarik karena kedua tim sama-sama memeragakan permainan
cepat. Chelsea pun mulai mendominasi permainan. Namun, mereka kesulitan
menciptakan peluang. Para pemain Chelsea kerap melakukan kesalahan
dalam melepaskan umpan. Ditambah lagi, barisan pertahanan tim tuan
rumah sangat solid. Mereka sering sigap memotong alur serangan lawan.
Pelatih
Andre Villas-Boas kemudian memasukkan tenaga baru. Dia memainkan
Michael Essien dan Lukaku. Chelsea nyaris mampu mencetak gol balasan
pada menit ke-77. Bosingwa berhasil merangsek ke dalam kotak penalti
dan kemudian meneruskan bola kepada Sturridge. Namun, tembakan
Sturridge masih melenceng.
Usaha Chelsea mengejar
ketertinggalan semakin berat setelah mereka harus bermain dengan
sepuluh orang semenjak menit ke-85. Ahsley Cole mendapatkan akumulasi
kartu kuning akibat melanggar Nathan Dyer.
Meskipun begitu, Chelsea mampu menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri Neil Taylor pada masa injury time.
Gol bunuh diri ini terjadi setelah Jose Bosingwa melakukan tendangan.
Dari sisi kiri pertahanan Swansea, Bosingwa melakukan tusukan dan
berhasil menembus kotak penalti. Tak mau membuang waktu, dia kemudian
melepaskan umpan silang ke depan gawang Swansea. Namun, bola mengenai
badan Taylor dan masuk ke gawangnya sendiri. Alhasil, Chelsea mampu
menyamakan kedudukan 1-1.
Susunan Pemain
Swansea City: 1-Michel
Vorm; 2-Ashley Williams, 4-Steven Caulker, 3-Neil Taylor, 22-Angel
Rangel; 24-Joe Allen, 7-Leon Britton, 11-Scott Sinclair, 12-Nathan Dyer;
10-Danny Graham, 42-Gylfi Sigurdsson (Kemy Agustien 67)
Chelsea:
1-Petr Cech; 4-David Luiz, 2-Branislav Ivanovic, 3-Ashley Cole,
17-José Bosingwa; 16- Raul Meireles, 6-Oriol Romeu (Essien 64), 15-
Florent Malouda (Lukaku 79), 23-Daniel Sturridge; 9-Fernando Torres,
10-Juan Mata.
sumber: http://bola.kompas.com/read/2012/02/01/04432385/Gol.Bunuh.Diri.Selamatkan.Chelsea

No comments:
Post a Comment